Maksud dari doa WAJ’ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAN

Hadhrat Mushlih Mau’ud ra brsabda: Orangmukmin berdoa untuk menjadi leader dan imam. _Tapi Imam bagi siapa?_ imam bagi orang-orang yang bertakwa, bukan bagi orang yang tdk bertakwa.

Mungkin timbul pemikiran di dalam benak sebagian orang, bagaimana bisa setiap orang menjadi
pemimpin atau imam ?

Hendaknya diingat bahwa Continue reading “Maksud dari doa WAJ’ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAN”

Advertisements

Doa Ketika Dalam Kesulitan

DoaHazrat Masih Mau’ud as KETIKA DALAM KESULITAN

are waqt ki doa : Doa dalam waktu sulit

ee meere muhsin :

Wahai Allah yang Maha Pemberi kebaikan kepadaku
aor ee meere khudaa : dan wahai Tuhanku
me’ eik teera naakaara bandah : aku adalah hambaMu yang tak berarti
pur ma’shiyyat : lagipula penuh dengan dosa
aor pur ghaflat huu’ : dan penuh kelalaian-kemalasan
tuunee mujshee zhulm deekha : Engkau melihat aku melakukan aniaya demi aniaya
aor in ‘aam par in ‘aam kiyaa : dan Engkau memberikan anugerah demi anugerah
aor ghuunaah par ghuunah deekha : dan Engkau melihat aku melakukan dosa di atas dosa
ihsaan par ikhsaan kiyaa : namun Engkau memberikan kebaikan demi kebaikan
tuune hameesyah meeri pardah posyi ki : Engkau selamanya menutupi (aib) ku
aor apni beesyumar ni’matong see mujhee mutamaththu’ kiyaa : dan Engkau memberikan nikmat-nikmatMu kepadaku yang tak terhitung (terhingga)
so ab bhi mujh naa laaiq aor pur ghunnah par rehem kar : maka sekarangpun kasihanilah aku yang tak berarti ini dan dengan penuh dosa
aor meeri bee baaki aor naa sipaasi ko mu’aaf fermaa : dan maafkanlah atas ketidak takutanku dan tidak mensyukuriMu
aor mujhko meeri is gham see nijaat bakhsy : dan lepaskanlah aku dari kesedihan ini (kekhawatiran)
bajuz teere cara gar koi nehii : tiada daya upaya selain engkau
aamiin tsumma aamiin : kabulkanlah ya Allah kabulkanlah

Do’a Mohon Selamat

ALLAHUMMA INNAA NASALUKA SALAMATAN FIDDIINI, WA AFIATAN FILJASADI WAZIAADATAN FIL’ILMIN WABARAKATAN FIR RIZQI WATAUBATAN QABLAL MAUT, WARAHMATAN INDAL MAUUT, WAMAGHFIRATAN BA’DALMAUUT.  ALLAHUMMA HAWWIN ALAINA FISAKARAATIL MAUTI WANNAJAATA MINNAANNAR, WAL’AFWA INDAL HISAAB.  RABBANA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DAIDZHADAITA NAA WAHABLANAA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAB, RABBANAA AATINAA FIDDUNYA HASANATA WAFILAKHIRATI HASANATAN WAQINAA ADZAABANNAR

(Ya Allah,

kami mohon kepada-mu keselamatan agama, kesehatan jasmani, bertambah ilmu dan berkah rizki.  Dapat bertobat sebelum mati, mendapat rahmat ketika mati dan memperoleh keampunan setelah mati.  Yaa Allah, mudahkanlah kami pada saat sakaratul maut, dan lepaskanlah dari api neraka dan mendapat kemaafan ketika dihisab.  Ya Allah, jangan diguncangkan hati kami setelah mendapat petunjuk, berilah kami rahmat, Engkau Maha Pemberi, Ya Allah, berilah kami kebajikan di dunia dan di akhirat, periharalah kami dari azab api neraka).

Sumber: Buku Mutiara Doa