[Part 2] Buku Nibrasul Mukminin (pelita untuk para mukmin) 100 sabda Nabi Muhammad S.A.W

34. Setiap agama mempunyai ciri-ciri tertentu berkenaan dengan moral dan ciri-ciri tertentu dari Islam adalah sederhana dan rendah hati. (Ibnu Majah )
35. Kunci masuk surga adalah sembahyang Lima waktu setiap hari dan kunci untuk melakukan sembahyang setiap harinya adalah berwudu. (Ahmad)
36. Menggosok gigi adalah untuk membersihkan mulut, dan pekerjaan itu akan mendapat ridho Allah. (Nisa-i)
37. Apabila seseorang diantara kamu bangun tidur janganlah mencelupkan tangannya ke dalam penampung air (ember), sebelum ia mencuci tangannya tiga kali, karena ia tidak mengetahui apa yang dipegang oleh tangannya sewaktu tidur. (Bukhari dan Muslim)
38. Batas antara seorang hamba (mukmin) dan Continue reading “[Part 2] Buku Nibrasul Mukminin (pelita untuk para mukmin) 100 sabda Nabi Muhammad S.A.W”

Advertisements

Pelita untuk Para Mukmin (Bagian I)

1. Sesungguhnya amal (baik) seseorang itu, dinilai sesuai dengan niatnya dan sesungguhnya tiap-tiap orang akan memperoleh ganjaran sesuai dengan apa yang diniatkannya. Barangsiapa pindah/ hijrah untuk mendapatkan dunia, atau karena seorang Wanita yang akan dikawininya, maka kepada itulah hijrahnya (bukan kepada Allah). (Bukhari)
2. Islam didasarkan pada lima hal: (1). Menyaksikan bahwa tidak ada yang patut disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, (2). Melaksanakan sembahyang Lima kali sehari, (3). Membayar Zakat, (4). Melaksakan Haji, (5). Dan berpuasa pada bulan Ramadhan. (Bukhari)
3. Dosa yang paling besar adalah: mempersekutukan Allah dengan yang lainnya, durhaka kepada orang tua, membunuh orang dan bersumpah palsu. (Bukhari)
4. Tak seorangpun diantara kamu menjadi orang yang sebenarnya beriman, sampai saya (Nani Muhammad S.A.W) Akan dicintainya lebih dari cinta nya kepada orang tua, anak-anaknya dan semua orang (diatas dunia ini). (Bukhari dan Muslim).
5. Saya meninggalkan dua Hal bagimu. Apabila kamu berpegang teguh padanya kamu tidak akan pernah sesat. Yaitu: Quraan dan sunnah dari Rasul-Nya. (Al Muwaththa Imam Malik)
6. Apabila seseorang telah mati maka putuslah amal-amalnya; kecuali tiga perkara: (1). Dermanya orang Continue reading “Pelita untuk Para Mukmin (Bagian I)”

NASEHAT PENTING DARI HAZRAT KHALIFATUL MASIH II r.a.

 

Jangan sekali-kali meninggalkan sembahyang. Saya memberi ingat, bahwa yang meninggalkan sembahyang sesungguhnya tidak mendapat kebahagiaan mati dalam keadaan beriman. Meninggalkan sembahyang bukanlah suatu perkara kecil. Pada umumnya orang-orang yang kadang meninggalkannya, sembahyang itu adalah sembahyang adat kebiasaan saja dan hanya untuk ria saja (hanya untuk dilihat orang)
Buku: Jalan Menuju Keimanan, oleh Syekh Khursyid Ahmad, terjemahan oleh Mlv. Ahmad Nuruddin
Hal 140-141