Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam

(Manusia-Manusia Istimewa, seri 7)

Hadhrat Abdullah ibn Jahsy, Hadhrat Ka’ab Bin Zaid, Hadhrat Salih ibn
Adi bergelar Syuqran dan Hadhrat Malik ibn ad-Dukhsyum radhiyAllahu
ta’ala ‘anhum

Khotbah Jumat

Sayyidina Amirul Mu’minin, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul
Masih al-Khaamis (أيده الله تعالى بنصره العزيز, ayyadahullaahu Ta’ala
binashrihil ‘aziiz) pada 11 Mei 2018 di Masjid Baitul Futuh, Morden,
UK (Britania Raya)

أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ ، وأشْهَدُ
أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

أما بعد فأعوذ بالله من الشيطان الرجيم.

]بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ *
الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ
نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ
أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضالِّينَ[،
آمين.

Pada hari ini, diantara beberapa sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu
‘alaihi wa sallam yang akan saya bahas, yang pertama ialah Hadhrat
Abdulah Bin Jahsy radhiyAllahu ta’ala ‘anhu. Ibunda beliau bernama
Umaimah Binti Abdul Muthallib yang merupakan bibi Hadhrat Rasulullah
Saw dari garis ayah [Umaimah ialah saudari Abdullah ibn Abdul
Muthalib, ayah Nabi saw]. Dengan begitu Hadhrat Abdullah Bin Jahsy
adalah saudara sepupu Hadhrat Rasulullah saw. Beliau masuk Islam
sebelum Hadhrat Rasulullah Saw memasuki Darul Arqam. Darul Arqam
adalah rumah atau Markaz milik seorang Sahabat Nabi saw yang termasuk
awal masuk Islam yang bernama Arqam bin Abul Arqam (Arqam ibn Abdu
Manaf ibn Asad al-Makhzumi). Rumah tersebut letaknya tidak jauh dari
Makkah (di luar kota Makkah namun tidak jauh).

Rumah tersebut menjadi markas umat Muslim karena

Continue reading “Keteladanan Para Sahabat Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam”

Advertisements

Tentang memaafkan dijelaskan dalam Al-qur’an dan Hadist harus disegerakan

Mari kita perhatikan hadist di bawah ini: “Tidak halal seorang muslim menjauhi kawannya lebih dari tiga hari. Jika telah lewat waktu tiga hari itu, maka berbicaralah dengan dia dan berilah salam, jika dia telah menjawab salam, maka keduanya bersama-sama mendapat pahala, dan jika dia tidak membalasnya, maka sungguh dia kembali dengan membawa dosa, sedang orang yang memberi salam telah keluar dari dosa karena menjauhi itu.” (Riwayat Abu Daud).

Kapan waktu meminta maaf (kepada orang lain) dan meminta ampun (kepada Allah)? Jawabnya setiap saat. Sesegera mungkin setelah kita menyadari kesalahan kita.Allah SWT berfirman : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang , Allah menyukaiorang-orang yang berbuat kebajikan” (Ali Imran : 133-134)

Seorang mu’min adalah Continue reading “Tentang memaafkan dijelaskan dalam Al-qur’an dan Hadist harus disegerakan”

Tabligh yang Sebenarnya adalah Yang Berlangsung dengan Tawakal Kepada Allah

_Mufti Muhammad Shadiq membacakan surat Mr.Dibb. Hadhrat Masih Mau’ud a.s. mengatakan kepada Mufti Muhammad Shadiq:_

Tuliskan kepadanya bahwa umur ini akan berlalu begitu saja. Apa pun yang ingin dilakukan, lakukanlah sekarang. Dari hari ke hari kekuatan kita semakin melemah. Kekuatan yang ada sepuluh tahun lalu, sekarang kemana perginya kekuatan itu? Hitungan di masa lalu tidak ada artinya, sedangkan masa mendatang  tidak dapat dipegang. Apa pun yang ingin dilakukan, manusia hendaknya melakukan hal itu dengan menganggap waktu yang sekarang ini sebagai kesempatan Continue reading “Tabligh yang Sebenarnya adalah Yang Berlangsung dengan Tawakal Kepada Allah”

Maksud dari doa WAJ’ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAN

Hadhrat Mushlih Mau’ud ra brsabda: Orangmukmin berdoa untuk menjadi leader dan imam. _Tapi Imam bagi siapa?_ imam bagi orang-orang yang bertakwa, bukan bagi orang yang tdk bertakwa.

Mungkin timbul pemikiran di dalam benak sebagian orang, bagaimana bisa setiap orang menjadi
pemimpin atau imam ?

Hendaknya diingat bahwa Continue reading “Maksud dari doa WAJ’ALNAA LILMUTTAQIINA IMAAMAN”

Sifat-Sifat Orang Beriman

khotbah jumat 
Sayyidina Amirul Mu’minin, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih al-Khaamis (أيده الله تعالى بنصره العزيز, ayyadahullaahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz) pada 20 April 2018 di Masjid Basyarat, Pedroabad, Spain (Spanyol)
أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
أما بعد فأعوذ بالله من الشيطان الرجيم.
]بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ * الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضالِّينَ[، آمين.
وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Wa man ahsanu qoulan mimman da’aa ilallaah wa amila soolihaw wa qaala innanii minal muslimiin. Artinya, “Siapakah yang lebih baik daripada orang yang menyeru kepada Allah Ta’ala, beramal saleh dan menyatakan, ‘aku termasuk kedalam orang-orang yang taat sepenuhnya.’” (Fushshilat : 33)
Ayat ini merupakan permisalan sempurna dan mencakup segala sifat dan keistimewaan yang seyogyanya secara khas dimiliki seorang Mu-min (berima
n). Siapa yang dapat mengamalkan hal-hal tersebut melebihi dari seorang Continue reading “Sifat-Sifat Orang Beriman”

Tujuan Peperangan Rasulullah S.A.W

Tujuan peperangan Rasulullah s.a.w. sekali-kali bukanlah untuk sekedar membunuhi orang-orang tanpa sebab. Mereka telah diusir dari tanah leluhur mereka, dan banyak sekali kaum pria dan wanita Muslim yang tidak berdosa telah dibunuh, sedangkan orang-orang zalim (aniaya) belum juga berhenti dari berbuat zalim, dan mereka menghambat ajaran Islam. Untuk itu hukum Tuhan berkenaan dengan keamanan menghendaki untuk menyelamatkan orang-orang yang teraniaya dari kehancuran total. Jadi, pihak yang telah menghunus pedang, dengan merekalah telah dilakukan perlawanan dengan pedang. Ringkasnya, untuk mematahkan ancaman para pembunuh, peperangan-peperangan itu telah dilangsungkan sebagai upaya menangkal kejahatan, dan telah dilangsungkan pada saat orangorang zalim berkeinginan menghancurkan orang-orang benar. Dalam kondisi itu, jika Islam tidak menerapkan aksi pembelaan diri maka ribuan anak dan kaum wanita tidak berdosa akan terbunuh sehingga akhirnya Islam menjadi hancur.Hendaknya diingat, ini merupakan kebengisan besar para penentang kami, mereka beranggapan bahwa petunjuk ilhamiyah hendaknya tidak mengandung ajaran untuk melawan para musuh pada tempat dan kesempatan apa pun serta sennatiasa memperlihatkan kecintaan dan kasih-sayang dalam bentuk kehalusan dan kelemah-lembutan. Orang-orang ini di dalam benak mereka beranggapan bahwa dengan membatasi segenap sifat sempurna Allah Ta’ala hanya pada kehalusan dan kelemah-lembutan saja berarti mereka sedang menjunjung tinggi Allah Ta’ala. Akan tetapi orang-orang yang Continue reading “Tujuan Peperangan Rasulullah S.A.W”