Pesimis

Beliau adalah musuh pesimisme atau keputus-asaan. Beliau senantiasa bersabda bahwa barangsiapa menyebarkan rasa pesimis dikalangan anggota-anggota masyarakat, ia bertanggung jawab atas kemunduran bangsa; sebab, pikiran-pikiran pesimis mempunyai kecenderungan mengecutkan hati dan menghentikan laju kemajuan (Muslim, Bagian II, Jilid 2). Beliau memberi peringatan kepada kaum beliau terhadap kesombongan dan kecongkakan pada satu pihak dan terhadap pesimis di pihak lain. Beliau memperingatkan mereka supaya menempuh jalan tengah antara kedua ekstrim itu. Orang-orang Muslim harus bekerja rajin dan tekun dengan kepercayaan bahwa Tuhan akan memberkati daya upaya mereka dengan hasil yang sebaik-baiknya. Tiap- tiap orang harus berikhtiar untuk maju dan harus berusaha memajukan kesejahteraan dan meningkatkan kemajuan masyarakat, tetapi tiap-tiap orang hendaknya bebas dari perasaan sombong atau tiap-tiap kecenderungan kepada kecongkakan.

Sumber: Riwayat Hidup Rasulullah S.A.W oleh HM Bashirudin Mahmud Ahmad YWD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s