Menjaga Kepercayaan Orang

Rasulullah s.a.w. sangat berhati-hati membawa diri agar tidak timbul kemungkinan adanya salah faham. Pada suatu peristiwa istri beliau, Safiyah, datang menjumpai beliau di mesjid. Ketika waktu untuk pulang tiba, hari sudah menjadi gelap dan Rasulullah s.a.w mengambil keputusan untuk mengantarkannya pulang. Di jalan beliau berpapasan dengan dua orang dan karena hendak menghindarkan suatu persangkaan dari mereka terhadap orang yang bersama-sama dengan beliau, Rasulullah s.a.w. menyuruh mereka berhenti dan sambil menyingkap kerudung wajah istrinya, beliau bersabda, “Lihatlah, ini istriku, Safiyah.” Mereka memprotes “Ya Rasulullah, mengapa anda menyangka kami akan salah faham mengenai anda?” Rasulullah s.a.w. menjawab, “Syaitan sering menjalar melalui darah manusia. Aku khawatir kepercayaanmu ditularinya” (Bukhari, Abwab al-Itikaf).

Sumber: Riwayat Hidup Rasulullah S.A.W oleh HM Bashirudin Mahmud Ahmad YWD

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s