Doa Rasulullah Setelah Sholat Malam

Kemudian tertera dalam sebuah riwayat Hadhrat Ibnu Abbas ra. meriwayatkan:

“Pada malam hari ketika Rasulullah SAW selesai menunaikan shalat, saya mendengar beliau saw. membaca do’a ini.

Wahai Allah! Aku memohon rahmat-Mu yang khusus, yang dengan perantaraan itu Engkau memberi petunjuk kepada hatiku dan memperbaiki pekerjaanku. Dan memperbaiki pekerjaanpekerjaanku yang tidak lurus. Engkau mempertemukan orangorang yang telah terpisah denganku dan mengangkat orang-orangyang memiliki ikatan denganku. Bersihkanlah amal-amalku dengan perantaraan rahmat-Mu dan turunkanlah ilham petunjuk dan hidayah-Mu kepadaku dan benda-benda atau barang-barang apa saja yang aku sukai jadikanlah itu milikku. Rahmat khusus-lah yang sedemikian rupa menjauhkanku dari setiap keburukan.  Wahai Allah! Anugerahkanlah kepadaku iman abadi yangsedemikian rupa dan keyakinan yang tidak ada keingkaran sesudahnya.

Beliau saw. bersabda: “Dan untuk musuh-musuh Engkau menjaditanda pertempuran, bagi para pecinta dan sahabat-sahabat Engkau, kami menjadi pesan keselamatan dan bagi musuh-musuh Engkau menjadi tanda pertempuran” Beliau saw. bersabda: “Demi cinta kepada Engkau, kami mencintai orangorang yang mencintai Engkau dan memusuhi orang-orang yang melakukan perlawanan dan permusuhan kepada Engkau. Wahai Allah! Ini merupakan do’a kami dengan penuh kerendahan hatiyang terserah kepada Engkau untuk memberikan pengabulan di sisi-Mu. Wahai Allah! Do’a inilah merupakan semua kerja keras dan usaha kami dan segenap penyerahan diri semuanya ada pada Dzat Engkau. Wahai Allah! Ciptakanlah nur untukku di dalam kalbuku. Dan terangilah pula kuburanku.  Ciptakanlah nur di depanku dan di belakangku. Ciptakanlah nur di kanan dan kiriku, ciptakanlah nur di atasku dan ciptakanlah nur di bawahku dan penuhilah telingaku dengan nur dan penuhilah nur di mataku dan penuhilah nur di rambutku dan sinarilah kulitku dengan nur dan penuhilah daging dan darahku dengan nur dan otakku pun penuhilah dengan nur dan penuhilah tulangku dengan nur.

Wahai Allah! Ciptakanlah keagungan nur di dalam hatiku dan kemudian anugerahilah kepadaku nur itu. Wahai Allah! Jadikanlah aku sepenuhnya nur. Maha Suci Dzat yang menggunakan jubah kebesaran lalu duduk tegak di atas tahtanya.  Maha Suci Dzat yang tidak layak menerangkan kesucian siapa pun selain kesucian-Nya. Maha Suci Wujud yang memiliki karunia dan nikmat. Maha Suci Dzat yang memiliki kemuliaan dan kesucian. Dan Maha Suci yang memiliki kegagahan dan kemuliaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s